Sebuah kata yang melelehkan Ku

Hari ini, kita membahas mengenai liburan kelas. Semua teman membicarakan izin dan kamu mengatakan sudah meminta izin. bertanya kepada siapa kamu meminta izin tapi tanyaku menggantung tak sampai selesai dan kamu menjawab dengan menyebut namaku. Sebenarnya bukan itu maksudku, aku menghentikan pertanyaanku karena aku takut kamu tersinggung. Tapi mengapa kamu menjawab dengan jawaban yang membuat ku merasa terbang ke langit ke 7. Merobohkan benteng yang selama ini ku bangun. Kini, aku kembali jatuh cinta. Tapi aku memohon berhenti tersenyum seperti itu kepadaku. itu membuatku jatuh lebih dalam dan aku tahu itu salah. entah apa yang berubah senyummu. aku juga tak mengerti. aku bisa melihat seutas senyum yang tidak biasanya. entah perubahan dari kamu sendiri atau perubahan itu hanya dari sudut pandangku. aku hanya memohon untuk tidak memiliki perasaan seperti ini jika nantinya bukan kamu yang akan menjadi imam ku.

sudah jam 11.53 dan aku belum tertidur, itu semua hanya karena Kamu.....

Komentar